Profil Lembaga

Berdiri sejak 1972, LPK Pelita Massa merupakan Pusat Lembaga Pendidikan Keterampilan sumber daya manusia  yang hadir untuk mewarnai dunia pengembangan sumber daya manusia baik di perusahaan, organisasi atau individu perseorangan. Kami hadir untuk melayani Anda semua. Menjadikan Anda, bisnis Anda, dan komunitas Anda memiliki karakter, nilai tambah, berkepribadian unggul yang dilandasi semangat dan sikap profesionalisme.

Visi

Keberadaan LKP Pelita Massa diharapkan menjadi “cahaya” membuka jalan bagi masyarakat agar mampu meningkatkan taraf hidup mereka, mampu mandiri dengan bekerja atau berwirausaha melalui kemampuan, keterampilan dan sikap mental yang dimiliki

Misi

1. Membantu program pemerintah dalam menciptakan sumber daya manusia yang handal melalui program peningkatan kualitas SDM.
2. Menyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan keterampilan yang berbasis pada masyarakat luas dan berorientasi pada kecakapan hidup

 

Profil Pendiri LPK Pelita Massa

SOSOK  H.M. DEDE SUHARNA PENDIRI LPK PELITA MASSA

Keberadaan LPK Pelita Massa tidak bisa dilepaskan dari sosok pendirinya, yaitu H.M. Dede Suharna yang juga sebagai Pemilik dan Pengelola lembaga.

Dilahirkan di Sumedang tanggal 20 Agustus 1946, putra bungsu dari 9 bersaudara pasangan Bapak Anjar dan Ibu Sari. Pendidikan formal SMA diselesaikan di Jakarta pada tahun 1968, dilanjutkan Pendidikan non formal dalam bidang menjahit, manajemen usaha, pengelolaan keuangan, AMT dan analisa produktifitas serta pemberdayaan masyarakat, melalui short course dan seminar.

Selain menjabat sebagai Pimpinan LPK Pelita Massa, dibidang organisasi juga menjadi Ketua Himpunan Lembaga Latihan Seluruh Indonesia (HILLSI) DPD Jawa Barat dan Anggota Pengurus Himpunan Penyelenggara Kursus Indonesia (HIPKI) DPD Jawa Barat. Beliau juga aktif dalam kegiatan LP2ES, yang merupakan lembaga pendidikan ekonomi berbasis syariah yang berada di lingkungan Pesantren Darut Tauhid dan sekaligus menjabat Koordinator Alumni LP2ES Wilayah Sumedang. Kegiatan lain dalam organisasi keagamaan adalah anggota dari Lembaga Pemberdayaan Dewan Keluarga Masjid ( LP – DKM ) Propinsi J awa Barat, dalam kapasitas Beliau sebagai Ketua DKM Masjid Nurul Ummah di daerah Padasuka – Sumedang Utara.

Gigih, ulet, energik dan produktif menjadi sikap keseharian bersahaja yang ditampilkan oleh H.M. Dede Suharna. Hal itu pula yang senantiasa ditekankan dan ditanamkan oleh Beliau kepada seluruh staf dan karyawannya di lingkungan LPK Pelita Massa. Mengikuti perjalanan H.M. Dede Suharna dalam mengelola suatu lembaga pendidikan dalam tiga dasawarsa, akan memberikan hikmah bahwa memaknai hidup adalah suatu perjuangan tiada henti. Buah dari hasil kerja keras ini adalah diterimanya beberapa penghargaan dan keteladanan atas prestasi yang kerap diraih, khususnya untuk tingkat Propinsi dalam Bidang Pendidikan Luar Sekolah.

“Penghargaan dan keteladanan walaupun bukan menjadi tujuan, adalah salah satu alat pendorong, motivator dan mengukur kualitas dalam berusaha. Oleh karenanya merupakan Karunia dan Nikmat dari Allah SWT yang patut disyukuri,” demikian jelas H.M. Dede Suharna.

Bidang usaha jasa pendidikan keterampilan yang dikelola H.M. Dede Suharna tidak hanya menekankan pada pendidikan teknis dan keterampilan, namun disertai adanya upaya mendasar dalam pembetukan sikap mental dan etos kerja yang baik.

H.M. Dede Suharna meminta kepada seluruh peserta pendidikan dan pelatihan agar selalu percaya diri, tekun, ulet, jujur dan penuh disiplin dalam menimba ilmu. “Tanpa ketekunan, kejujuran dan disiplin dalam menyerap ilmu di lembaga ini, hasilnya tentu saja akan kurang memuaskan atau tidak seperti yang diharapkan,” jelasnya. Ia juga mengemukakan bahwa pencari kerja di Indonesia belum merata kualitasnya. “Kita harus mawas diri bahwa sumber daya manusia Indonesia secara relatif masih kalah kualitasnya dibandingkan dengan negara-negara tetangga, khususnya Malaysia, Thailand, Filipina dan negara-negara Asia lainnya,” ujarnya. “Karena ini keunggulan komparatif dari sisi skill, pendidikan dan sikap mental harus betul-betul dimiliki. Namun yang paling mendasar adalah sikap mental dan sikap kerja,” tambahnya.

Upaya dalam membentuk dasar-dasar sikap mental yang baik ini, akan ditempuh oleh H.M. Dede Suharna melalui pendidikan dan pelatihan terpadu mencakup : motivasi, disiplin, etos kerja dan nilai-nilai religi agama Islam di samping materi keterampilan sebagai muatan pokok. Upaya ini akan diwadahi oleh Beliau dalam bentuk Klinik Produktifitas Muslim, yang Insya Allah akan mengambil tempat di Kabupaten Sumedang.

“Diharapkan bila Klinik Produktifitas Muslim sudah terbentuk, Sumber Daya Manusia Indonesia umumnya dan Sumber Daya Manusia umat Islam pada khususnya dapat meningkat dan mampu mengambil bagian yang lebih baik dalam kegiatan ekonomi dan sosial di Indonesia,” demikian jelasnya. Hingga saat ini persiapan sarana dan infrastruktur dari Klinik Produktifitas Muslim tengah berjalan. Untuk itu H.M. Dede Suharna, meminta doa restu agar Klinik Produktifitas Muslim ini, dapat terwujud dan berkembang dengan baik serta memberikan manfaat bagi semua pihak. Amin.

 

Prestasi LPK Pelita Massa

Penghargaan Prestasi dan Keteladanan Lembaga Kursus

  • Tahun 1994, Teladan Peringkat III  Kursus Menjahit DIKLUSEMAS Tingkat Propinsi Jawa Barat dan Teladan Peringkat I  Kursus DIKLUSEMAS Tingkat Kotamadya Bandung.
  • Tahun 1997, Teladan Peringkat I  Kursus Menjahit    Tingkat Propinsi Jawa Barat.
  • Tahun 2001, Teladan Peringkat I Kursus Menjahit dan Otomotif Tingkat Propinsi Jawa Barat.
  • Tahun 2003, Teladan  Peringkat III  Kursus  Menjahit   Tingkat Propinsi Jawa Barat.
  • Tahun 2005, Juara Pertama Lomba Kursus Menjahit Tingkat Kota Bogor.
  • Tahun 2005, Teladan Peringkat I Kursus Menjahit Tingkat Propinsi Jawa Barat.
  • Tahun 2008, Juara 1 Lomba Kursus Tk. Nasional, untuk Kejuruan Menjahit
  • Penghargaan Prestasi Siswa LPK Pelita Massa
  • Tahun 1988, Juara I Disain dan Model Baju Kurung IPBI JABAR oleh DrH. Boyke Yeana.
  • Tahun 1990, Juara Umum Disain dan Model Kebaya Modifikasi IPBI JABAR oleh Aat Resmiati.
  • Tahun 1991, Juara I Disain dan Model Kebaya Modifikasi PORSENI JABAR oleh R. Selly Mulyati.
  • Tahun 1992, Prestasi siswa mencakup :
  • Juara I Disain dan Model Kebaya Modifikasi PORSENI JABAR oleh Yus Bariah.
  • Juara I Disain dan Model Kemeja Modifikasi PORSENI JABAR  oleh 
  • Tahun 1993, Prestasi mencakup :
  • Juara I Disain dan Model Kebaya Modifikasi PORSENI JABAR oleh Ade Darsinah.
  • Juara III Disain dan Model Kebaya Modifikasi PORSENI JABAR  oleh  Ni Luh Sidiartini.
  • Juara II Disain dan Model Kemeja Modifikasi PORSENI JABAR  oleh  Maman Saputra.
  • Juara III Disain dan Model  Pakaian Kerja PORSENI JABAR  oleh Elan.
  • Tahun 1999, Juara I Keterampilan Menjahit Tingkat Terampil DISNAKERTRANS Propinsi JABAR  oleh  Ida Rosida.
  • Tahun 2004, Juara Harapan III Lomba Cipta Busana Muslim PD PPM Jabar di Kota Bogor oleh Yayan Rosyani
  • Tahun 2005, Juara I Lomba Merancang Busana Kerja Dalam Rangka Hari Jadi Bogor dan Hardiknas oleh Erna Irawati